Berita Heboh Indonesia
AS Menolak Latih Pilot Tambahan Turki Untuk Jet Tempur F-35
Internasional

AS Menolak Latih Pilot Tambahan Turki Untuk Jet Tempur F-35

Heboh.co.id, Washington – Ditegaskan bahwa Washington akan berhenti untuk menerima pilot Turki tambahan yang rencananya akan datang ke Amerika Serikat guna berlatih pesawat tempur F-35. Keputusan tersebut diambil pasca Ankara menolak membatalkan kesepakatan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.

Dilansir dari kantor berita Reuters, Jumat (7/6/2019), dijelaskan penghentian pelatihan tersebut dikutip dari para pejabat Washington. Hingga kini, empat pilot dan sekitar 47 personel sedang menjalani pelatihan di Pangkalan Angkatan Udara Luke di Arizona.

Pemerintah Trump belum secara resmi memutuskan apakah akan membatasi program pelatihan personel Turki di AS, atau menunda semuanya. Akan tetapi pekan lalu pemerintah AS dengan serius mempertimbangkan untuk menangguhkan semua pelatihan bagi prajurit Turki.

Dijelaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertahanan AS, Patrick Shanahan, pada Jumat lalu, AS akan lebih memilih untuk menyelesaikan perbedaan antara mitra strategisnya dengan jalur negoisasi. “Saya tidak ingin menghubunginya (Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar) dan berkata, minta orang-orang Anda untuk pulang, itu bukan cara yang terhormat antara dua mitra strategis,” paparnya.

Salah satu pejabat kebijakan paling senior Pentagon, Kathryn Wheelbarger mengatakan, pekan lalu penyelesaian transaksi Turki dengan Rusia akan menghancurkan serta menjadi pukulan berat pada program F-35.

“S-400 adalah sistem Rusia yang dirancang untuk menembak jatuh pesawat seperti F-35,” ucap Wheelbarger.

“Dan tidak terbesit membayangkan Rusia tidak memanfaatkan kesempatan pengumpulan (data intelijen dari) itu.” imbuhnya.

Related posts

Rusia Klaim Berhasil Uji Coba Rudal Pencegat Hipersonik Terbaru

Adela Jasmine

Donald Trump resmi mencalonkan Pilpres kembali

Soni Putra

Pompeo Masih Ragu Kesepakatan Damai Bisa Berhasil

Adela Jasmine

Leave a Comment